AVA Plastic Surgery
Tentang Kami
- Tim Medis
- Filosofi
- Pengumuman
- Tur Klinik
- Lokasi
Anti-Penuaan
- Pengencangan Wajah
- Mini Lift
- Pengencangan Dahi
- Pengencangan Bawah Alis
- Blefaroplasti Atas
- Blefaroplasti Bawah
- Reduksi Philtrum
- Pengangkatan Sudut Bibir
Bedah Mata
- Natural Adhesion
- Metode Sayatan
- Kantoplasti
- Koreksi Ptosis
- Reposisi Lemak
- Revisi Mata
Bedah Hidung
- Hidung per Tipe
- Reduksi Cuping
- Revisi Hidung
Bedah Lemak
- Transfer Lemak
- Sedot Lemak
Petit/Derm
Lifting
- Ulthera
- Thermage
- Onda
- Potenza
Skin Booster
- Rejuran
- Juvelook
- Exosome
- Ultracol
- PRP Full Face
- V-Rolet
- Aqua Shine
- Contour
- Chanel
- Skinvive
- Elravie
- Lituo
Petit
- Filler Wajah
- Filler Telinga Elf
- Botoks Kerutan
- Botoks Tubuh
- Skin Botoks
- Hico Plus
Perawatan Kulit
- Suntik Vitamin
- Oxygen Peel
- Infus Cairan (IV)
Sel Punca
- Sel Punca Anti-Aging
- Rambut Rontok
- Imunitas
Ulasan
- Ulasan Nyata
Promo/Model
- Event
- Daftar Model
Konsultasi
- Online
- Kakao
Anti-Aging
PREMIUM AESTHETIC

Mengubah dari lapisan terdalam,
tanpa meninggalkan jejak apapun.

Keahlian AVA terletak pada rekonstruksi struktur di bawah permukaan kulit — lapisan yang tak terlihat, namun menjadi akar dari segalanya.

Full
AVA Plastic Surgery Full Face Lift

Facelift (Pengencangan Wajah)

Bukan sekadar menarik kulit semata. Prosedur ini menargetkan hingga lapisan 'SMAS (fasia otot)' dan 'Retaining Ligament (ligamen penahan)' yang menjadi akar penyebab penuaan di bawah permukaan kulit, dengan diseksi sesuai standar anatomi untuk merestorasi kontur wajah Anda. Di ruang operasi, hanya dr. Kim Seungsoo yang masuk. Tidak ada pasien lain yang dioperasi secara bersamaan (sistem 1 dokter 1 pasien, Zero Ghost Surgery). ※ Teknik operasi mengacu pada literatur standar internasional (Mendelson BC, Plast Reconstr Surg 2008 — Surgical Anatomy of the Midcheek). Hasil dan proses pemulihan dapat berbeda pada setiap pasien.

Ringkasan

Sekilas Info

ProsedurFacelift (Pengencangan Wajah) · Full Face Lift
Dokter SpesialisDr. Kim Seungsoo (Board-certified Plastic Surgeon, 10+ yrs)
Teknik UtamaTeknik Lifting 'Dual-Plane' AVA Plastic Surgery
Durasi Operasi3 jam
Metode AnestesiSedasi (twilight anesthesia)
Rawat InapTidak diperlukan
Pelepasan Jahitan10 hari setelah operasi
Kunjungan Kontrol3–4 kali
Masa PemulihanSekitar 2 minggu
RekomendasiAnda mengalami pipi kendur dan kerutan nasolabial yang cukup dalam · Garis rahang sudah mulai tidak terdefinisi dengan baik · Anda menginginkan hasil yang bertahan dalam jangka panjang
안면거상 대표 이미지
Durasi Operasi3 jam
Metode AnestesiSedasi (twilight anesthesia)
Rawat InapTidak diperlukan
Pelepasan Jahitan10 hari setelah operasi
Kunjungan Kontrol3–4 kali
Masa PemulihanSekitar 2 minggu

Kuncinya Ada pada Lapisan SMAS (Fasia Otot)

Lapisan SMAS adalah membran otot tipis yang terletak tepat di bawah kulit dan berfungsi sebagai penopang kulit wajah. Seiring bertambahnya usia, lapisan SMAS ini melemah dan mengendur sehingga kulit mulai kendur dan turun. Oleh karena itu, lifting yang sesungguhnya hanya bisa dicapai dengan menarik lapisan SMAS yang kendur tersebut, bukan sekadar menarik kulit permukaan.

안면거상 SMAS 근막층

Teknik Lifting 'Dual-Plane' AVA Plastic Surgery

01
Diseksi Ganda Menyeluruh

Teknik tingkat tinggi di mana lapisan kulit dan lapisan SMAS dipisahkan secara individual, kemudian masing-masing ditarik secara terpisah.

02
Efek Jangka Panjang

Berbeda dengan operasi yang hanya menarik kulit, prosedur ini memanipulasi fasia secara langsung sehingga hasilnya dapat bertahan jauh lebih lama.

03
Tidak Perlu Khawatir Bekas Luka

Karena tegangan diberikan dan difiksasi pada fasia (SMAS), bukan pada kulit, tidak ada ketegangan yang dibebankan pada kulit di area insisi sehingga bekas luka dapat diminimalkan.

Check Point Direkomendasikan untuk Anda yang mengalami hal berikut

Anda mengalami pipi kendur dan kerutan nasolabial yang cukup dalam
Garis rahang sudah mulai tidak terdefinisi dengan baik
Anda menginginkan hasil yang bertahan dalam jangka panjang

Proses Tindakan Facelift (Pengencangan Wajah)

안면거상 설명 이미지
STEP 01
Desain Insisi Tersembunyi

Dirancang mengikuti lekukan di depan telinga dan bagian dalam garis rambut agar bekas luka tidak terlihat

STEP 02
Diseksi Ganda (Dual Dissection)

Lapisan kulit dan lapisan SMAS dipisahkan secara individual untuk menyediakan ruang penarikan

STEP 03
Lifting SMAS

Lapisan SMAS yang kendur ditarik ke atas secara kuat dan difiksasi

STEP 04
Eksisi Kulit dan Penjahitan

Kelebihan kulit dieksisi dan dijahit dengan cermat dan rapi

Panduan Pemulihan

Timeline Pemulihan Facelift

Kapan dan bagaimana proses pemulihan berlangsung setelah operasi?

Hari Operasi
Segera Setelah Operasi

Anda dapat pulang setelah efek anestesi mereda. Pertahankan perban kompresi dan istirahat yang cukup. Rasa nyeri dapat dikontrol dengan baik menggunakan obat yang diresepkan.

D+1–2
Puncak Pembengkakan

Ini adalah periode di mana pembengkakan dan memar mencapai kondisi paling maksimal. Kompres dingin dapat membantu. Kunjungi klinik untuk penggantian perban pertama.

D+10
Pelepasan Jahitan

Jahitan akan dilepas. Pembengkakan dan memar membaik sekitar 60–70%, dan Anda sudah dapat beraktivitas ringan di luar ruangan. Gaya rambut dapat digunakan untuk menutupi area insisi secara alami.

D+14
Kembali ke Aktivitas Normal

Anda dapat kembali menjalankan sebagian besar aktivitas sehari-hari. Lebih dari 80% pembengkakan sudah berkurang dan perubahan mulai terlihat secara nyata.

1 Bulan
Tahap Penyempurnaan

Sisa pembengkakan hampir sepenuhnya hilang dan kontur wajah baru terlihat dengan jelas. Olahraga ringan sudah dapat dimulai.

3–6 Bulan
Hasil Akhir

Bekas luka sepenuhnya stabil dan hasil akhir dengan elastisitas kulit yang meningkat dapat Anda lihat dengan jelas. Tampilan wajah terasa 10–15 tahun lebih muda.

Mengapa AVA

Single-Plane vs Dual-Deep Plane — Perbandingan Teknik

Hasil dan pemulihan operasi pengencangan wajah berbeda tergantung pada lapisan (layer) yang didiseksi. Berikut adalah karakteristik medis teknik Dual-Deep Plane yang diterapkan di klinik kami.

Item PerbandinganFacelift UmumAVA Facelift
Metode DiseksiHanya kulit / diseksi satu lapisan (Single-Plane)Diseksi dua lapisan: Kulit + SMAS (Dual-Deep Plane)
Distribusi TeganganTegangan terkonsentrasi pada kulitTegangan didistribusikan pada lapisan SMAS → Mengupayakan penjahitan kulit area insisi tanpa tegangan
Risiko Bekas LukaTegangan pada kulit di area insisi → potensi bekas lukaMengupayakan minimalisasi bekas luka dengan teknik penjahitan berlapis (hasil dapat berbeda pada tiap individu)
Ketahanan Efek (Literatur Medis)Single-Plane: 5–10 tahun berdasarkan laporan Aesthet Surg JDual-Deep Plane: dilaporkan 5–15 tahun (Jacono AA, Aesthet Surg J 2014, hasil dapat berbeda tiap individu)
Kealamiahan HasilBervariasi tergantung teknikMengupayakan restorasi tiga dimensi melalui traksi berlapis (hasil dapat berbeda tiap individu)
Pendalaman Teknik

Deep Plane vs Dual-Deep Plane — Perbedaan Teknik

Namanya mungkin serupa, namun lapisan diseksi, metode penjahitan, hingga hasilnya berbeda sepenuhnya. Kuncinya adalah apakah SMAS ditangani dalam satu lapisan atau dibagi menjadi dua lapisan.

Item PerbandinganDeep PlaneDual-Deep Plane (AVA)
Lapisan DiseksiKulit → Di bawah SMAS hanya satu lapisan yang didiseksiLapisan kulit + Lapisan SMAS masing-masing didiseksi dua lapisan terpisah
Metode PenarikanKulit dan SMAS ditarik sekaligus dalam satu blokKulit dan SMAS ditarik secara terpisah untuk penyesuaian yang presisi
Penanganan SMASDipindahkan tanpa insisi → Dijahit dengan tumpang tindih (overlap)SMAS diinsisi → Dijahit edge-to-edge
Posisi Insisi SMASLateral (umumnya dekat telinga)Lebih mendekati midline (memungkinkan contouring yang lebih presisi)
Luas Area Diseksi KulitRelatif lebih sempitDiseksi lebih luas → Memungkinkan redistribusi yang lebih banyak
Kekuatan Efek PenarikanSedang hingga kuatKuat (dapat ditarik lebih banyak sesuai luas diseksi)
Finishing Kontur WajahTumpang tindih SMAS dapat membuat kontur terasa lebih tebalPenjahitan edge-to-edge menghasilkan garis kontur yang lebih halus dan rata
Bekas LukaArea penanganan kulit sempit sehingga distribusi tegangan terbatasDiseksi luas mendistribusikan tegangan sehingga lebih menguntungkan dari segi bekas luka
Waktu Pemulihan1–3 bulan (titik perbaikan sama)1–3 bulan (titik perbaikan sama)
Sensasi Perbedaan Kontur AwalArea diseksi lebih sempit sehingga sensasi perbedaan kontur awal lebih sedikitArea diseksi lebih luas sehingga sensasi perbedaan kontur awal mungkin sedikit lebih terasa
Tingkat PembengkakanLebih sedikitMungkin sedikit lebih banyak

AVA Plastic Surgery mengadopsi teknik Dual-Deep Plane sebagai standar untuk facelift.

Siapa Cocok untuk Mana

Teknik Mana yang Cocok untuk Pasien Seperti Anda?

Pada dasarnya, Dual-Deep Plane adalah operasi yang menghasilkan hasil lebih baik, sementara Deep Plane merupakan opsi yang dapat dipilih berdasarkan kondisi pemulihan dan karakteristik anatomi pasien.

Karakteristik PasienCocok untuk Deep PlaneCocok untuk Dual-Deep Plane
Rekomendasi DasarPilihan yang dapat dipilih jika sensasi perbedaan kontur saat pemulihan diprioritaskan untuk diminimalkanMengutamakan hasil yang optimal (direkomendasikan untuk sebagian besar pasien)
Ketebalan SMASTipis (tumpang tindih tidak banyak mengubah kontur)Normal hingga tebal (ketebalan dirapikan melalui insisi dan penjahitan)
Bentuk Tulang PipiDatar dan landaiMenonjol (perlu mencegah tumpang tindih SMAS)
Kecenderungan Umum Berdasarkan RasOrang Barat (SMAS tipis dan tulang pipi lebih datar)Orang Asia Timur (SMAS normal hingga tebal dan tulang pipi menonjol)
Prioritas PemulihanMengutamakan minimalisasi sensasi perbedaan kontur di awalMengutamakan hasil maksimal (sensasi perbedaan kontur awal mereda alami dalam 1–3 bulan)
Tingkat Efek yang DiharapkanSedang hingga kuatMaksimal
Rekomendasi AkhirDeep Plane juga merupakan pilihan yang baik jika sesuai dengan kondisi pemulihan dan karakteristik anatomi pasienSecara intrinsik menghasilkan hasil yang lebih baik → Teknik yang direkomendasikan secara dasar
Perbandingan

Perbandingan Prosedur Anti-Aging Sekilas

Meskipun kelonggaran sama, prosedur yang paling sesuai akan berbeda tergantung pada lokasi, tingkat kedalaman, dan masa pemulihan Anda.

ProsedurAreaDurasiAnestesiPemulihanTeknik Utama
Facelift (Pengencangan Wajah)
Full Face Lift
Seluruh wajah, rahang, leher3 jamSedasi (twilight anesthesia)Sekitar 2 mingguTeknik Lifting 'Dual-Plane' AVA Plastic Surgery
Mini Facelift
Customized Mini Lift
Wajah tengah / bawah (pilihan)2 jamSedasi (tidur)Setelah 1–2 mingguHanya sayatannya yang lebih pendek — diseksi SMAS tetap sama
Pengangkatan Dahi
Endoscopic Forehead Lift
Dahi, glabela, alis1 jamAnestesi sedasiSetelah 1 mingguSayatan Minimal '1,5 cm × 4' Tanpa Khawatir Bekas Luka
Sub-brow Lift
Sub-brow Lift
Kelopak mata atas, sudut mata1 jamLokal / SedasiSetelah 1 mingguAVA 'Dual-Plane' Sub-brow Lift
Blepharoplasty Atas
Upper Blepharoplasty
Kelopak mata atas1 jamLokal / Sedasi1–2 mingguKoreksi Ptosis Insisi Wajib!
Blepharoplasty Bawah
Lower Blepharoplasty
Kelopak mata bawah, area bawah mata1 jamLokal / Sedasi1~2 mingguSurgeon-customized approach
Pengurangan Philtrum
Philtrum Reduction
Philtrum (batas bawah hidung)1 jamLokal / SedasiSetelah 1–2 mingguPengurangan Philtrum Dual-Plane
Koreksi Sudut Bibir
Corner Lip Lift
Sudut mulut, bibir30–50 menitLokal / SedasiSekitar 1 mingguPengelolaan Bekas Luka adalah Intinya — Teknik Transposisi Flap Segitiga

Klik pada baris untuk melihat detail prosedur tersebut.

Keunggulan Eksklusif AVA

AVA Dual-Deep Plane Lifting

Diseksi multi-layer pada SMAS dan jaringan dalam, dengan tarikan dilakukan pada lapisan SMAS.
Dirancang agar tidak memberikan ketegangan pada kulit area sayatan.

Desain Hasil Jangka Panjang Berbasis Anatomi

Berdasarkan anatomi midcheek Mendelson dan data hasil jangka panjang Jacono,
kedalaman diseksi dan vektor tarikan ditentukan sesuai kondisi setiap pasien.

Kepuasan Pasien adalah Akhir Prosedur

Akhir prosedur bukanlah saat jahitan dibuka,
melainkan saat pasien tersenyum di depan cermin.

Q&A

Q.Mana yang lebih baik antara Deep Plane dan Dual-Deep Plane?
A.Secara intrinsik, Dual-Deep Plane adalah operasi yang menghasilkan hasil lebih baik. Deep Plane adalah metode di mana hanya satu lapisan di bawah SMAS yang didiseksi, lalu kulit dan SMAS ditarik sekaligus dalam satu blok. Sementara itu, Dual-Deep Plane mendiseksi lapisan kulit dan lapisan SMAS secara terpisah menjadi dua lapisan, kemudian SMAS diinsisi dan dijahit edge-to-edge. Dual-Deep Plane memiliki area diseksi yang lebih luas sehingga dapat ditarik lebih banyak, dan penjahitan edge-to-edge membuat area jahitan lebih halus sehingga garis kontur lebih bersih. Meskipun titik pemulihan kedua operasi sama-sama 1–3 bulan, Dual-Deep Plane mungkin menunjukkan sedikit lebih banyak sensasi perbedaan kontur di awal karena area diseksinya lebih luas. Oleh karena itu, jika Anda mengutamakan hasil yang optimal, Dual-Deep Plane adalah pilihan utama; jika Anda ingin meminimalkan sensasi perbedaan kontur selama pemulihan atau SMAS Anda sangat tipis, Deep Plane juga merupakan pilihan yang baik. Dr. Kim Seungsoo akan mendiagnosis secara komprehensif ketebalan SMAS, bentuk tulang pipi, dan prioritas pemulihan Anda untuk menentukan teknik yang paling sesuai.
Q.Apakah facelift tetap bisa dilakukan jika tulang pipi saya menonjol?
A.Tentu saja bisa. Namun, jika Deep Plane diterapkan pada pasien dengan tulang pipi menonjol, SMAS akan dijahit bertumpang tindih di atas tulang pipi sehingga wajah justru dapat terlihat lebih lebar. Dalam kasus ini, dengan Dual-Deep Plane, SMAS diinsisi dan dijahit edge-to-edge sehingga garis tulang pipi dapat terlihat lebih alami dan rapi. Dr. Kim Seungsoo akan mendiagnosis bentuk tulang pipi, ketebalan SMAS, dan ketebalan kulit Anda secara menyeluruh untuk menentukan teknik yang paling tepat.
Q.Berapa lama tepatnya masa pemulihan yang dibutuhkan?
A.Baik Deep Plane maupun Dual-Deep Plane, titik perbaikan pemulihan keduanya serupa. Tahapan umumnya adalah sebagai berikut. Hari operasi hingga D+2: pembengkakan dan memar mencapai puncaknya. D+10: jahitan dilepas, kondisi membaik 60–70%. D+14: kembali ke aktivitas normal, pemulihan sekitar 80%. 1 bulan: sisa pembengkakan hampir sepenuhnya hilang. 1–3 bulan: sensasi perbedaan kontur di area diseksi juga mereda dengan halus dan hasil akhir dapat dikonfirmasi. 3–6 bulan: bekas luka menjadi stabil. Dual-Deep Plane mungkin menunjukkan sedikit lebih banyak sensasi perbedaan kontur di 1–2 bulan pertama karena area diseksi lebih luas, namun pada titik 1–3 bulan kedua operasi sama-sama menjadi halus dan rata. Setelah benar-benar stabil, efeknya dapat bertahan 10–15 tahun atau lebih.
Q.Apakah bekas luka yang ditinggalkan cukup banyak?
A.Tegangan dipusatkan pada fasia (SMAS) sehingga tidak ada ketegangan sama sekali pada area jahitan kulit. Dengan prinsip ini, garis insisi dapat menutup dengan bersih hingga hampir tidak terlihat. Selain itu, Dual-Deep Plane memiliki diseksi kulit yang lebih luas sehingga tegangan terdistribusi secara merata, menjadikannya lebih menguntungkan dalam hal bekas luka dibandingkan facelift konvensional. Sebagian besar pasien pulih hingga titik di mana garis insisi di dalam garis rambut hampir tidak dapat ditemukan.
Q.Seberapa lama efeknya bertahan?
A.Karena akar penyebab penuaan, yaitu lapisan SMAS, dikoreksi secara langsung, hasilnya jauh berbeda dibandingkan sekadar menarik kulit. Rata-rata bertahan 10–15 tahun, dan meskipun penuaan alami terus berlanjut, kondisi wajah tidak akan kembali ke keadaan sebelum operasi — Anda akan selamanya terlihat lebih muda dari kondisi pra-operasi.
Q.Apakah ekspresi wajah akan terlihat tidak alami?
A.Kekhawatiran ini relatif kecil (hasil dapat berbeda pada tiap individu). Kuncinya adalah memberikan tegangan pada lapisan SMAS (fasia) tanpa memberikan tegangan pada kulit. Saraf wajah terletak di bawah SMAS sehingga diseksi yang presisi memungkinkan pelestarian saraf. Selain itu, karena tidak ada ketegangan yang diberikan pada kulit, Anda akan mendapatkan hasil di mana wajah terlihat lebih muda secara alami tanpa kesan 'tertarik' atau kaku.
Q.Apakah ada risiko kerusakan saraf?
A.Facelift adalah operasi yang harus dilakukan oleh dokter spesialis berpengalaman yang memahami secara akurat jalur saraf wajah agar aman. Dr. Kim Seungsoo melakukan diseksi presisi yang menjaga saraf wajah berdasarkan rekam jejak publikasi jurnal ilmiah internasional dan pengalaman klinis lebih dari 10 tahun. Gangguan sensorik sementara umumnya pulih dalam 1–3 bulan, dan kerusakan saraf permanen sangat jarang terjadi.
Q.Apa perbedaannya dengan thread lift atau HIFU (Ultherapy)?
A.Thread lift dan HIFU (Ultherapy) merupakan prosedur non-bedah dengan ketahanan efek sekitar 6 bulan hingga 2 tahun, dan tidak memanipulasi lapisan SMAS secara langsung. Facelift adalah operasi bedah dengan insisi yang mendiseksi dan memperbaiki lapisan SMAS secara langsung, dengan efek yang bertahan rata-rata 10–15 tahun atau lebih. Jika kendur sudah cukup dalam dan kulit sudah sangat mengendur, prosedur non-bedah memiliki keterbatasan dan facelift menjadi solusi yang mendasar.
Q.Apakah ada perbedaan efek antara pasien Barat dan Asia?
A.Secara intrinsik, terlepas dari ras, Dual-Deep Plane adalah operasi yang menghasilkan hasil lebih baik. Namun, perbedaan anatomi mempengaruhi pemilihan teknik. Orang Barat umumnya memiliki lapisan SMAS yang tipis dan tulang pipi yang lebih datar, sehingga jika ingin meminimalkan sensasi perbedaan kontur selama pemulihan, Deep Plane juga dapat memberikan hasil yang baik. Orang Asia Timur umumnya memiliki SMAS yang normal hingga tebal dan tulang pipi yang lebih menonjol, sehingga diperlukan Dual-Deep Plane untuk merapikan ketebalan SMAS agar hasilnya halus dan natural. Dr. Kim Seungsoo menentukan teknik yang paling sesuai dengan mempertimbangkan secara menyeluruh karakteristik anatomi dan kondisi pemulihan setiap pasien.
Q.Apakah operasi ulang (revisi) setelah facelift bisa dilakukan?
A.Bisa dilakukan. Namun, prosedur ini dilakukan setelah melewati periode stabilisasi minimal 6 bulan hingga 1 tahun setelah operasi pertama, dengan menganalisis garis diseksi dan posisi bekas luka dari operasi sebelumnya sebelum merencanakan operasi revisi. Dr. Kim Seungsoo juga telah menangani berbagai kasus operasi revisi facelift dari klinik lain.
Q.Bagaimana proses anestesinya?
A.Operasi dilakukan dengan anestesi sedasi (twilight anesthesia) sehingga Anda dapat merasa nyaman selama prosedur. Tanda-tanda vital Anda dipantau secara cermat melalui pemeriksaan dasar dan konsultasi pra-operasi, serta dimonitor secara real-time selama operasi berlangsung.
Q.Apakah ada persiapan yang perlu dilakukan sebelum operasi?
A.Mulai 2 minggu sebelum operasi, Anda harus menghentikan konsumsi obat-obatan yang dapat mengencerkan darah seperti aspirin, suplemen sirkulasi darah, vitamin E, serta suplemen kesehatan lainnya. Berhenti merokok dianjurkan minimal 4 minggu sebelum operasi. Pada hari operasi, harap datang dalam kondisi puasa.
Q.Kapan saya boleh keramas dan menggunakan makeup?
A.Keramas diperbolehkan setelah jahitan dilepas (D+7–10). Penggunaan makeup pada area selain area jahitan dapat dilakukan mulai D+7, sementara makeup di atas area jahitan baru diperbolehkan setelah D+14. Penggunaan tabir surya disarankan mulai D+7.
Q.Kapan saya boleh berolahraga atau pergi ke sauna?
A.Jalan santai ringan sudah dapat dilakukan mulai hari berikutnya setelah operasi. Olahraga ringan (yoga, pilates) dapat dimulai mulai D+14, olahraga lebih intens (gym, lari) baru boleh dilakukan setelah 1 bulan, dan sauna serta fasilitas mandi uap baru boleh dikunjungi setelah 1 bulan. Memulai aktivitas terlalu dini dapat memperparah pembengkakan.
Q.Apa saja kemungkinan efek samping yang bisa terjadi?
A.Reaksi umum yang terjadi meliputi pembengkakan, memar, dan gangguan sensorik sementara — semuanya akan pulih secara alami. Komplikasi yang jarang terjadi antara lain hematoma (kurang dari 0,5%), infeksi, dan kelemahan saraf sementara. Di AVA, pemantauan cermat sebelum dan sesudah operasi serta kunjungan kontrol rutin dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan komplikasi.
Q.Apakah saya boleh datang sendiri?
A.Pada hari operasi, Anda wajib datang bersama pendamping karena efek anestesi. Untuk kunjungan kontrol selanjutnya, Anda boleh datang sendiri.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur
  • Selama sekitar 1 minggu setelah operasi, hindari menggosok area operasi dengan keras.
  • Konsumsi alkohol dan merokok dapat memperlambat pemulihan, harap dihindari minimal selama 2 minggu.
  • Pembengkakan dan memar setelah operasi bervariasi pada setiap individu, namun akan berangsur-angsur membaik secara alami.
  • Jalan santai atau peregangan ringan dapat membantu mengurangi pembengkakan.
KONSULTASI PERSONAL

Ingin tahu lebih lanjut tentang prosedur ini?

Direktur utama kami akan melakukan diagnosis langsung secara 1:1 dan menyusun rencana perawatan yang disesuaikan untuk Anda. Hasil dan masa pemulihan dapat berbeda-beda pada setiap individu.

Promo
KakaoTalk
Telepon
Lokasi
Konsultasi
Tinggalkan pesan — kami hubungi Anda
Konsultasi via WhatsApp
Ketuk untuk chat dengan staf kami